24/3/2014
|
POLINAS LP3I Alauddin Makassar
|
Created By:
Group
3
|
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT karena telah melimpahkan rahmatNya sehingga Laporan
yang
membahas tentang “Ruang Lingkup Public Relation berdasarkan Jenis Organisasi”
ini dapat
terselesaikan. Laporan ini dibuat dalam rangka mengerjakan tugas mata kuliah “Public
Relation“. Semoga Laporan yang kami buat ini dapat menambah
pengetahuan kami dan teman-teman yang turut membaca Laporan ini.
Kami tahu bahwa Laporan
ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka, untuk menyempurnakan Laporan ini dan
untuk perbaikan pembuatan Laporan kami di masa yang akan datang, kami sangat
mengharapkan masukan dari dosen maupun teman-teman mahasiswa yang turut membaca
makalah ini.
Tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah
membantu dalam penyelesaian Laporan ini.
Makassar, 24 Maret 2014
Penyusun
I.
HUMAS
PEMERINTAH KOTA MAKASSAR
Hari,
Tanggal Pelaksanaan : Selasa, 25 Maret
2014
Waktu
Pelaksanaa : 11:30 WITA
Tempat
Pelaksanaan : Kantor Balaikota
(Jl.Ahmad Yani No.2)
Narasumber : M. Ridha Rasyid
Seksi Humas (Kepala Subbagian Dokumentasi)
Pewawancara : Febhy Ratnasari &
Ima Sumadir
Tema
Wawancara : Peranan
Kehumasan Pemerintah
Tujuan
Wawancara :Untuk membedakan Ruang lingkup
HUMAS menurut jenis organisasi
Hasil
Wawancara
1. SOP
(Standard Operational Procedures)
Terlampirkan
2. Tugas
dan Pencapaian
Bagian Humas Pemerintahan Kota
Makassar terdiri dari 3 Subbagian yaitu:
1. Subbagian
Pmberitaan
2. Subbagian
Pengaduan masyarakat
3. Subbagian
Dokumentasi
Sesuai
dengan jabatannya sebagai kepala subbagian hubungan masyarakat, Bapak M. Ridha
Rasyid memiliki tugas-tugas sebagai berikut:
a. Menyusun
kebijakan tentang pengelolaan informasi pemerintahan
b. Bekerjasama
dengan media, baik media cetak maupun media penyiaran di dalam penyebarluasan
informasi
c. Menerima
dan menindak lanjuti pengaduan masyarakat
d. Membentuk
image atau citra yang positif berkaitan dengan persoalan dan kebijakan
pemerintah kota Makassar
e. Menyusun
rencana dokumentasi dari berita-berita yang ada
f. Mengumpulkan
bukti-bukti yang berupa arsip maupun dokumentasi lainnya seperti, foto, rekaman
video, sebagai bukti kegiatan atau
persoalan yang dilaksanakan pemerintah kota.
g. Mengumpulkan
foto-foto kegiatan walikota, wakil walikota, dan sekretaris kota untuk
diberikan kepada masing-masing pejabat tersebut setiap bulan.
h. Mengumpulkan
informasi yang termuat di media cetak maupun di media informasi dalam rangka
penyusunan kebijakan di bidang informasi oleh walikota mekassar.
i. Membagi
tugas bagi fotographer, cameramen dan penulis untuk kepentingan media.
Telepon hotline (0411) 3629814 adalah
nomor telepon yang dihubungi apabila memiliki masalah yang perlu diadukan menghimpun
pengaduan di media cetak seperti fajar, tribun timur kasubag humas menjawab
pengaduan masyarakat di dalam koran tersebut, kemudian di media penyiaran
seperti televisi dan radio.
Pengaduan di input ke dalam
komputer selanjutnya dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Misalnya, ketika
masyarakat mengadukan masalah pengurusan KTP maka, akan dikoordinasikan ke
dinas kependudukan atau catatan sipil atau camat terkait, dalam waktu 3 (tiga)
hari kerja mereka harus menyelesaikan permasalahan tersebut dan melaporkan
kembali ke bagian humas lalu bagian humas membuat laporan mingguan atau weekly
report yang diajukan kepada walikota makassar, walikota makassar akan
memberikan arahan-arahan yang berkaitan dengan pengaduan tersebut. Untuk
penyebarluasan Informasi sebagaimana di atur dalam Undang-Undang No.14 Tahun
2008, maka humas wajib memberikan informasi kepada media, ataupun organisasi
dan lembaga lainnya dalam kurung waktu 2 kali 24 jam apabila humas melanggar
hal tersebut maka akan dikenakan sanksi administrasi atau dikenakan pidana,
untuk hal tersebut maka dibentuk PPID (Penjabat Pemangku (pengelola) Informasi
Daerah).
·
Pencapaian subbagian pengaduan
masyarakat
Periode
tahun 2012 jumlah pengaduan 2800 tahun 2013 mengalami penurunan 2700 dari
pengaduan tersebut untuk tahun 2012 yang
dapat dilanjuti sebanyak 72% tahun 2013 79% artinya masih banyak pengaduan
masyarakat yang tidak dapat diselesaikan oleh karena berbagai macam hambatan.
·
Pencapaian Subbagian dokumentasi
Dokumentasi
hampir tidak ada masalah karna hanya berkaitan dengan persoalan-persoalan
administrasi dokumentasi dan arsip tersebut dan juga mengurusi kepegawaian dan
keuangan.
·
Pencapaian Subbagian pemberitaan pada
umunya dapat dikerjasamakan dengan media ada 7 media cetak harian, 4 televisi
lokal, dan berlangganan 26 media cetak baik nasional maupun daerah 2012-2013
pencapaian 95% masih ada 5% yang belum tercapai karena keterbatasan anggaran.
3. CSR
(Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab social
Stakeholder humas pemerintahan kota
adalah publik antara lain, media, masyarakat, instansi atau lembaga yang
berkaitan dengan pemenuhan informasi yang diinginkan oleh instansi tersebut
termasuk ke dalam Corporate Social Responsibility untuk humas pemerintahan kota
karna organisasi ini bukan berupa perusahaan sehingga tidak ada unsur profit
berupa materi dan tidak memiliki deviden
yang bisa dibagikan. Sehingga berbeda dengan perusahaan yang harus menyediakan 1-2 persen keuntungan
untuk kegiatan tanggung jawab sosial. CSR humas pemerintahan kota, yaitu
berkewajiban memberikan informasi atas
persoalan kebijakan dan kegiatan yang dibutuhkan oleh pihak-pihak lainnya.
Kegiatan yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial, berupa pelatihan,
workshop, seminar dll dengan bekerjasama dengan satuan kerja perangkat karyawan
lain atau dengan organisasi non-profit, misalnya lembaga sosial.
II.
HUMAS
PT INDO TIMUR PRIMA NUSANTARA
Hari,
Tanggal Pelaksanaan : Selasa, 25 Maret
2014
Waktu
Pelaksanaan : 13:30 WITA
Tempat
Pelaksanaan : Jl. Andalas No.
43
Kantor PT. Indo Timur Prima Nusantara)
Narasumber : Robert
Kabag Human Resources & Development, Umum
Pewawancara : Febhy
Ratnasari & Ima Sumadir
Tema
Wawancara : Peranan
Kehumasan Perusahaan Distribusi
Tujuan
Wawancara : Untuk membedakan
Ruang lingkup HUMAS menurut jenis organisasi
Hasil
Wawancara
1. SOP
(Standard Operational Procedures)
SOP Perusahaan masih
dalam proses pembuatan, karena PT Indo Timur Prima Nusantara baru saja diangkat
menjadi distributor utama semen 3 roda di indonesia timur sehingga manajemen
dan struktur organisasi masih dalam tahap proses perbaikan.
2. Tugas
dan Pencapaian
1.
Recruitment
2.
Pembelian Perlengkapan & Peralatan
Kantor serta perawatannya misalnya, ATK, Air Conditioner dll
3.
Pembelian dan perawatan kendaraan Kantor
Pencapaian
menurut narasumber sulit diukur, karena tugas-tugas tersebut dianggap tidak
memiliki tolak ukur yang tetap dalam pencapaiannya. Namun, pekerjaan-pekerjaan
terselesaikan dengan baik.
3. CSR
(Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab social
·
Kegiatan donor darah
· Pemberian sumbangan atas proposal yang
diajukan oleh kelurahan setempat.misalnya dalam rangka perayaan hari
kemerdekaan 17 Agustus, Maulid dll dalam rangka menjaga hubungan baik dengan
pemerintahan.
·
Sumbangan Kaos perusahaan pada hari
raya.
III.
HUMAS
PT AMANAH FINANCE
Hari,
Tanggal Pelaksanaan : Selasa, 25 Maret
2014
Waktu
Pelaksanaa : 13:30 WITA
Tempat
Pelaksanaan : Kantor Amanah Finance Wisma Kalla
Narasumber : Risma Wahyuni
Sekretaris merangkap Public Relation
Pewawancara : Ayu Sulfira & Dewi
Yolanda Wulandari
Tema
Wawancara : Peranan
Kehumasan Perusahaan Jasa
Tujuan
Wawancara : Untuk membedakan Ruang lingkup
HUMAS menurut jenis organisasi
Hasil
Wawancara
1. SOP
(Standard Operational Procedures)
IDENTITAS JABATAN
1. IDENTITAS JABATAN
|
Nama Jabatan
|
Sekretaris/ Risma Wahyuni |
Divisi
|
-
|
Departemen
|
-
|
Jabatan Atasan Langsung
|
2. TUJUAN JABATAN
|
3. TANGGUNG JAWAB UTAMA
& INDIKATOR KEBERHASILAN
|
TANGGUNG JAWAB DAN TUGAS UTAMA
|
INDIKATOR KEBERHASILAN |
1. Membuat perencanaan kesekretariatan selama setahun
|
-
|
2. Membantu mengatur dan membuat schedule agenda kegiatan direksi
|
-
|
3. Menyiapkan kegiatan-kegiatan dan rapat direksi, membuat notulen
hasil rapat direksi dan management
|
-
Laporan Notulen Rapat
|
4. Mengadministrasikan dan membuat surat-surat Direksi – masuk dan keluar.
|
-
Indeks pelayanan Direksi
|
5. Mendistribusi kebijakan-kebijakan Direksi ke seluruh bagian.
|
-
|
6.
Membantu menyiapkan
perjalanan dinas Direksi dan tamu-tamu perusahaan
|
-
|
7. Membuat laporan bulanan atas kesekretariatan ke Direksi setiap bulan.
|
-
|
8. Merekap laporan
quick report cabang untuk kebutuhan
direksi setiap hari
|
-
Rekap laporan QR cabang
|
9. Mengumpulkan
laporan harian Departement di HO, merekap laporan HO untuk kebutuhan direksi
setiap hari
|
-
Rekap laporan HO
|
Mengetahui :
|
Disetujui oleh :
|
||||
Atasan Langsung
|
Pemegang Jabatan
|
||||
Nama :
|
...
|
Nama :
|
...
|
Nama :
|
...
|
Jabatan :
|
Director
|
Jabatan :
|
...
|
Jabatan :
|
Administration Head
|
2. Tugas
dan Pencapaian
Membangun hubungan
dengan pelanggan kunci :
1.
Mengidentifikasi nasabah
terbesar
2.
Mengidentifikasi para
pengambil keputusan dalam organisasi klien
3.
Mengidentifikasi keluhan
nasabah
4.
Merumuskan &
mengembangkan potensi keunikan produk
5.
Membuat program promosi ke
nasabah
6.
Mengatur pertemuan antara
pengambil keputusan klien dan pemimpin perusahaan
3. CSR
(Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab social
Melaksanakan kegiatan
sosial perusahaan, misalnya berupa sumbangan atau kegiatan sosial yg melibatkan
masyarakat
1.
Baksos Anniversary ke 8th perusahaan
pada Tahun 2013
2.
Sumbangan rutin masjid tiap
hari Jumat
3.
Sumbangan untuk proposal yang
diajukan panti asuhan dan masjid
IV.
HUMAS
SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI PEMBINA TINGKAT SUL-SEL
Hari,
Tanggal Pelaksanaan : Selasa, 25 Maret
2014
Waktu
Pelaksanaa : 10:30 WITA
Tempat
Pelaksanaan : Sekolah Luar Biasa
Jl
Daeng Tata, Parang Tambunk
Narasumber : Drs. Kamargowo, MM
(Wakasek bagian Humas)
Pewawancara : Ayu Sulfira & Dewi
Yolanda Wulandari
Tema
Wawancara : Peranan
Kehumasan organisasi Non-profit Lembaga Sosial
Tujuan
Wawancara : Untuk membedakan Ruang lingkup
HUMAS menurut jenis organisasi
Hasil
Wawancara
1.
SOP (Standard Operational Procedures)
Staff yang mengatur SOP organisasi
tidak ada di tempat pada saat pelaksanaan wawancara. SOP sekolah Luar Biasa
mengikuti SOP dinas pendidikan provinsi. Contoh aturan umum dalam SOP tersebut
1. Apabila
seorang guru ingin mengajukan permohonan izin tidak lewat sekolah tapi, harus
melakukan pengisian buku izin
2. Apabila
seorang guru sakit harus ada surat keterangan dari dokter
2.
Tugas dan Pencapaian
Humas Organisasi Sekolah Luar Biasa
berfungsi menyelaraskan kegiatan atau program-program sekolah pada masyarakat
sekitar dengan stakeholder seperti Puskesmas. Menjalin hubungan dengan
Puskesmas dalam program perawatan gigi 6 bulan sekali Humas berfungsi untuk
menginformasikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan kepada pihak-pihak terkait
termasuk kepada puskesmas
1. Menginformasikan
dan mengontrol Jadwal Mengajar Guru
2. Pada
jam proses pembelajaran orang tua tidak di perbolehkan untuk berkeliaran di
dalam sekolah
3. Menjembatangi
komunikasi mengenai program sekolah dengan mengena dengan masyarakat sekitar
4. Menyediakan
kawasan khusus untuk orangtua murid
3.
CSR (Corporate Social Responsibility)
atau tanggung jawab social
Dalam rangka merayakan ulang tahun
Pembina SLB diadakan kegiatan perayaan berupa lomba menyanyi, baca puisi dll yang
melibatkan anak-anak dari luar sekolah sehingga penduduk mengetahui bahwa
selain dari kepedulian kepada anak-anak di dalam internal sekolah SLB juga
peduli terhadap anak-anak di luar sekolahProgram pembuatan kursi roda untuk
siswa SMALB (Sekolah Menengah Atas Luar Biasa) kursi roda yang telah dibuat
kemudian dijual
1. Kegiatan keagamaan misalnya maulid dengan
mengundang orangtua murid keluarga staff dan guru, pejabat pemerintahan serta
masyarakat sekitar
2.
Kegiatan non keagamaan
KESIMPULAN
Dari
hasil wawancara tersebut dibuat kesimpulan sebagai berikut:
Hubungan
Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) adalah fungsi manajemen yang
membangun dan menjaga garis komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Di
salah satu pihak, humas harus mampu mengintegrasikan antara tuntutan publik
atau lingkungan, dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, humas juga berperan
dalam membentuk opini publik atas pencitraan baik sebuah organisasi atau
perusahaan.
Peran
humas begitu dibutuhkan dalam setiap instansi. Baik itu perusahaan swasta
maupun instansi pemerintah. Sama-sama bekerja sebagai humas, belum tentu apa
yang dipekerjakannya sama.
Perbedaan
mendasar dari humas perusahaan swasta dengan humas pemerintahan ialah apa yang
dikomunikasikannya. Apabila humas perusahaan mengkomunikasikan citra atau
produk perusahaan tersebut, maka humas pemerintahan mengkomunikasikan
kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya. Adapun persamaan fungsi
humas perusahaan dan pemerintahan, yaitu sama sama membangun dan menjaga citra
positif.
SARAN-SARAN
Pemerintah
sebagai pihak yang mengeluarkan kebijakan tentunya membutuhkan
masukan-masukan masyarakat agar tercapainya kepentingan bersama antara
pemerintah dan publik. Pemerintah juga harus bisa lebih mengenal masyarakat dan
kebutuhannya, serta lebih mensosialisasikan media-media yang disediakan untuk
menyalurkan aspirasi masyarakat dan cepat memberikan tanggapan.
Pemberitaan
media massa kadang menjadi “senjata” bagi pemerintahan. Ada saja berita-berita
fals tentang pemerintahan yang tentunya tak dapat didiamkan begitu saja. Tugas
seorang humas adalah menyikapi pemberitaan tersebut dan menjaga hubungan baik
dengan media massa agar dapat membantu terciptanya pencitraan baik pemerintahan
di masyarakat.
Selain
mengintegrasikan antara tuntutan dari pihak eksternal dengan kebutuhan dari
dalam pemerintahan, humas pemerintahan juga harus mampu mengkoordinasikan
staff-staff (publik internal) di pemerintahan itu sendiri. Sebagai seorang
humas di pemerintahaan, ia harus mampu mengontrol antar suatu subsistem dengan
subsistem lain di dalam ruang lingkup kerja, menciptakan atmosfer kerja yang
baik, hingga menjaga hubungan antar karyawan.
Perlu
diingat bahwa publik tak hanya masyarakat, namun seluruh komponen yang bekerja
di dalam pemerintahan pun masuk ke dalam publik internal yang patut
diperhatikan.
Perusahaan
harus memperhatikan dan menunjukkan kepeduliannya kepada masyatkat, khususnya
untuk perusahaan manufaktur. Mengalokasikan dana untuk kegiatan tanggung jawab
sosial kepada yang membutuhkan.